Bajawa – Ngada,
Assalamualaikum eja, sekitar 2 minggu setelah menapakkan kaki pertama kali di pulau ini, saya berkesempatan ngetrip ke luar Ende. Tempat yang saya tuju berjarak kurang lebih 4 jam dari Ende, sebuah kota kecil, lebih kecil dari Ende, bernama Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada.
>>>>>>>
Sekitar sejam perjalanan darat sebelum Bajawa adalah Golewa, di situ ada sebuah sekolah kepasturan atau seminari Kemah Tabor, yang memiliki bangunan yang unik di tengah taman yang tertata rapi.
<<<<<<<<
Dari Golewa, sebelum menuju arah Bajawa, keluar dari jalan negara ke arah selatan, melewati jalan yang lebih kecil, ditempuh dalam waktu sekitar setengah jam, terdapat Desa Adat Bena.

Diujung kampung, ada sebuah bukit batu kecil, jika kita naik ke puncaknya, kita bisa memandang luas pegunungan pedalaman Flores.
>>>>>>>>>>
Mampir di Bena, kami melanjutkan perjalanan ke kota Bajawa. Kota
yang terletak di cekungan di dataran tinggi dan dikelilingi pegunungan. Itulah mungkin
sebabnya kota ini berhawa begitu dingin apalagi ketika angin berhembus, kulit
merinding dibuatnya. Jika mau dibandingkan dengan tempat di Jawa, mungkin
mirip dengan Lembang-Bandung atau Batu-Malang. Di sana banyak terdapat penginapan, sebagian besar kelas melati.
<<<<<<<<<<<<<
Sumber mata air di Soa ini mengalirkan debit air panas yang lumayan deras. Terdapat beberapa titik yang cukup nyaman untuk relaxing badan dengan berendam dalam air panas. Berendam langsung di kolam mata airnya, di aliran sungai sebelum air terjun, di aliran sungai di bawah air terjun, atau bisa di semacam kolam renang buatan.
Yah, setelah dibekap hawa dingin, menghangatkan tubuh dengan berendam air panas bukan pilihan yang buruk sama sekali. Sekian, salam hangat dari Flores, molo.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>OOOOO<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
Tidak ada komentar:
Posting Komentar